3 Hal Sepele Tapi Memberi Efek Jelek Berkepanjangan (Cinta)
Banyak dari Kita, sehabis mempunyai korelasi dalam waktu cukup lama, tidak terpikir akan hal-hal sepele. Padahal beberapa hal sepele yang sering Kita abaikan, sesungguhnya memberi pengaruh jelek berkepanjangan. Kita tidak akan pernah tahu, kalau Kita tidak mengalami hal tersebut terlebih dahulu. Padahal kalau harus mengalami dulu, kadang itu sudah bisa dikatakan terlambat. Dan sehabis mendapat pengaruh buruk, justru ketika itu Kita sudah berada dalam zona penyesalan. Sehingga sebelum itu terjadi, ada baiknya teman-teman lebih memperhatikan hal sepele yang pada akhirnya justru bisa memberi pengaruh besar dan jelek untuk jangka panjang. Tidak perlu berpikir banyak, alasannya yakni penulis madjongke.com sendiri yang akan membantu memperlihatkan petunjuk perihal hal-hal sepele tersebut. Baca, pahami, dan sesuaikan dengan keadaan.Menjaga perasaan Orang lain
Buat Kamu yang berinteraksi dengan banyak Orang, dan Kamu mempunyai kualitas diri, tentunya mempunyai beberapa penggemar dan diantaranya ada yang berharap lebih terhadap Kamu. Atau bisa juga sosok mantan yang masih bisa mengawasi gerak gerik Kamu. Karena rasa sungkan, tidak enak, ingin disukai, dan perasaan lain, tentunya terbesit dalam pikiran untuk menjaga perasaan Mereka. Jika ini terjadi, tentunya ada sedikit perilaku menutupi korelasi Kamu dengan kekasih, memperlihatkan kesan pada Mereka seolah korelasi Kalian tidak begitu baik, memperlihatkan kesan seolah Mereka ada harapan, atau yang paling sederhana tidak memperlihatkan rasa cinta yang begitu besar.
Ini sangat sederhana tapi memberi pengaruh begitu besar. Jika bicara untuk dan rugi, laba yang Kamu dapatkan tidak sebanding dengan kerugian jangka panjang yang Kamu dapatkan. Keuntungannya, kau hanya lebih disukai dan membuka kemungkinan lebih banyak yang berharap dengan Kamu. Padahal dengan begitu, Mereka belum tentu bisa memperlihatkan donasi besar terhadap hidup kamu. Kerugian yang didapat, tentunya dari perasaan pasangan. Sangat banyak dan itu tergantung dari langsung pasangan Kamu. Dia bisa mencicipi perasaan negatif atas tindakan tersebut. Dan akhirnya sangat banyak, contohnya saja tidak maksimal dalam melaksanakan pengorbanan atau perjuangan. 1 Hal yang perlu kau ingat, penggemar atau mantan yang Kamu jaga perasaannya, memang bisa merasa suka dan nyaman dengan Kamu. Mereka juga tidak berhenti berharap terhadap Kamu. Tapi Kamu tidak akan pernah tahu dan itu sangat mungkin terjadi, kalau disana Mereka senang bersama dengan Orang lain. Dan Kamu, justru memperkecil kemungkinan mendapat kebahagiaan maksimal dengan pasangan sendiri.
Memancing kecurigaan
Mungkin niat awal cuma ingin menguji cinta pasangan, sehingga melaksanakan hal yang bisa membuat kecurigaan pasangan. Kamu lakukan itu, hanya untuk menuruti rasa ingin tahu perihal apa balasan Dia terhadap hal itu. Jika Dia merasa cemburu, tentu Kamu justru merasa senang dan bangga. Tapi dibalik itu, besar kemungkinan Dia mulai ragu terhadap Kamu. Kalau hingga Dia berubah jadi posesif, itu akan membuat langkah Kamu semakin sempit. Dan kadang hal wajar, bisa membuatnya berpikir yang tidak-tidak. Akibatnya, Dia bisa berpikir Kamu macam-macam dibelakangnya. Jika sudah begitu ada kemungkinan besar Dia ingin menyamakan skor. Curiga Kamu menduakan bahkan yakin Kamu menduakan tapi tidak ada kemampuan untuk menandakan alasannya yakni hal itu memang tidak terjadi, tapi Dia tetap berpikir menyerupai itu. Karena merasa butuh keadilan, Dia membalas kecurigaan tersebut dengan perselingkuhan kasatmata dan itu benar-benar Dia lakukan.
Merasa aman
Pernahkah alasannya yakni status, atau alasannya yakni perilaku Dia yang memperlihatkan rasa takut kehilangan akhirnya membuat kau merasa aman. Merasa kondusif dan tampaknya tidak perlu berbuat banyak untuk menjaga korelasi kalian. Cukup menjadi diri sendiri dan akhirnya berpikir pasangan akan tetap berada disamping kamu. Atau bisa juga alasannya yakni aksara pasangan yang terlihat setia dan sangat cinta, membuat kau merasa kondusif dan berpikir Dia tidak akan pergi dari hidup kamu. Ini juga bisa memberi pengaruh jelek jangka panjang bagi pasangan. Jika Kamu tidak memperlihatkan perjuangan, pengorbanan yang berarti, atau lebih penting memperbaiki diri, maka secara perlahan bisa merubah aksara Dia yang sebenarnya. Dan bisa saja, ketika ada cobaan dan godaan, Dia bisa terjerumus alasannya yakni merasa Kamu tidak begitu layak untuk benar-benar dipertahankan. Jadi, jangan pernah merasa kondusif apapun keadaan pasangan Kamu. Seperti apapun Dia, Kamu tetap harus menjaga Dia, berjuang untuk Dia, dsb yang memang diharapkan untuk suatu hubungan. Minimal, bisa tahu hak dan kewajiban masing-masing. Tetap lakukan itu sehingga korelasi terus berjalan seimbang.
Baca juga: 10 Perbedaan Benar-benar Jatuh Cinta Dan Sekedar Cinta.
Comments
Post a Comment